Penerbit Naga Pustaka

Aksara Biru di Cakrawala Waktu

Rp130.650

Judul : Aksara Biru di Cakrawala Waktu

Penulis : Annicka Yumna, Abidah Ardelia Khairun Nisa’, Andi Muthiah Rahim, Auliya Ahmada Ghinannafsa, Decapryo Rivian Belo, Fahmi Idris Setiawan, Faishal Digdoyo Prasojo, Fiona Audia Nauli Sihombing, Hiellda Setya Khanifah, Lintang Pertiwi, Maulidya Putri Agella, Mei Indriyanti Syamsi, Mohamad Iryawan Fikriansyah, Musada Sadana Wirja, Nabila Nur Faiza, Niken Ayu Amalia Putri, Rambati Lumbung Pardja, Sofia Nur Afifah Rahayu, Syam Zulkarnain Fahim, Tisya Kusuma Wardani, Viranosa Ariana Hafsari, Wafi Aulia Tsabitah, Wahyu Nugraha Raomi Gading.

Terbitan: ISBN

Tahun: 2025

Category:

Description

Aksara Biru di Cakrawala Waktu adalah sebuah novel reflektif yang menelusuri perjalanan batin seorang tokoh “aku” dalam lintasan waktu, kegagalan, ingatan, dan pencarian makna hidup. Buku ini dirangkai melalui fragmen-fragmen pengalaman yang tidak selalu linier, namun saling terhubung oleh rasa kehilangan, harapan, dan keberanian untuk tetap bertahan. Kisah dimulai dari retakan—luka awal yang mengubah arah hidup tokoh utama—dan berlanjut pada fase intelektual sebagai sarjana statistika, sebuah identitas yang kelak justru dipertanyakan. Angan-angan masa lalu, kegagalan yang terasa ironis, hingga peristiwa-peristiwa ekstrem seperti gowes maut dan tekanan mental yang direpresentasikan dalam kepala yang “tidak pernah sunyi”, membentuk lapisan demi lapisan konflik batin. Di tengah kehidupan akademik, ruang-ruang sunyi seperti auditorium, stasiun, dan data dingin berupa CSV menjadi metafora kegersangan sekaligus upaya memahami dunia secara rasional. Namun, rasionalitas tak selalu mampu menampung rasa. Transformasi diam-diam (henshin yang tak terlihat) membawa tokoh utama pada kesadaran bahwa ada dunia lain yang tak kasatmata—dunia emosi, ingatan masa kecil, cinta, dan sesal. Melalui badai batin, daftar hitam, monolog, dan serpihan-serpihan cerita yang menyerupai tetralogi kehidupan, novel ini bergerak menuju pertemuan-pertemuan bermakna, termasuk Rasa, Mawar Eden, dan suara masa kecil yang kembali mengetuk kesadaran. Hingga akhirnya, pertanyaan tentang arti bahagia, titik akhir, dan keberlanjutan hidup dijawab bukan dengan kepastian, melainkan penerimaan. Aksara Biru di Cakrawala Waktu adalah kisah tentang manusia yang pernah merasa terbaik, pernah terpuruk, dan terus berjalan meski waktu terasa habis. Sebuah novel tentang bertahan, mencatat luka dengan aksara biru, dan menatap cakrawala waktu dengan keberanian yang sunyi.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Aksara Biru di Cakrawala Waktu”

Your email address will not be published. Required fields are marked *